Secara tidak sadar jutaan PC telah menjadi mesin hackertanpa diketahui pemiliknya. Bagaimana hal ini bisa terjadi?
Program bot bisa menemukan jalan masuk ke PC melalui sebuah trojan. Oleh karena itu, proteksi antivirus dengan database ter-update sangat diperlukan dalam sebuah PC.
PASUKAN BOT
Bot yang masuk kedalam PC bisa membuat sebuah jaringan jahat. Setiap PC dalam pasukan bot ini hanya mengirim beberapa e-mail sehingga penyaringan melalui sistem blacklist tidak akan efektif.
SPAM-SERVER
Apabila PC tidak memiliki proteksi virus aktual, setiap saat spambot dapat mengubahnya menjadi sebuah spam server (tanpa sepengetahuan pengguna). Jika malware telah bersarang di PC, spam dapat menghubungi programmernya dan mengambil sebuah daftar tugas. Untuk melaksdnakan tugas dari programmernya, biasanya ia menggunakan protokol HTTP dan mengirim data melalui SMTP port 25. Koneksi ini akan sulit dikenali oleh pengguna. Sebagai jawaban, server hacker akan mengirim e-mail spam ke alamat e-mail lainnya. E-mail bisa berupa sebuah foto spam sehingga filter akan sulit mengenalinya sebagai spam. Selanjutnya, penerima e-mail spam berikutnya yang akan dimanfaatkan hacker untuk menyebarkan spam. Setelah PC menjadi spambot, ia akan mengirimkan spam dan melaporkan operasi yang sukses kepada programmer.
TUKANG TIDUR
Setelah e-mail sukses terkirim, biasanya bot akan kembali “tidur”. Selang beberapa waktu kemudian, ia akan terbangun kembali meminta tugas baru ke pada hacker. Proses ini tidak akan diketahui oleh pengguna PC.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar